Minggu, 16 Juli 2017

LITERASI DALAM URGENSI

     
       Membaca dan menulis merupakan dua aktivitas serta dua unsur yang keberadaannya teramat esensial dalam eksistensi suatu peradaban bangsa-bangsa di dunia. Melalui kegiatan menulis sebagai bukti peninggalan suatu era di masa lampau yang membawa zaman keluar dari periode pra-sejarah, baik dalam bentuk manuskip, artefak maupun yang lainnya, serta menjadi titik awal berdirinya tatanan dunia yang menuju pada tingkat yang lebih tinggi dan melalui kegiatan membaca arti dari adanya tulisan tidak sia-sia karena informasi-informasi yang tersimpan dalam huruf atau simbol-simbol tertentu tidak akan tersingkap atau dimengerti tanpa adanya kemampuan membaca.
   
      Bagi kehidupan seorang individu kemampuan membaca dan menulis sudah dianggap sebagai kemampuan primer yang keberadaannya wajib ada, sebagai bekal dalam menghadapi zaman modern dengan arus globalisasi yang dikemas oleh kemajuan iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)  yang semakin menuntut untuk memiliki skill yang dapat diaplikasikan dalam upaya bertahan hidup berkaitan dengan persaingan yang compleks di semua sektor. Pada hakikatnya dua kemampuan ini merupakan kunci bagi kemajuan peradaban suatu bangsa, di mana membaca adalah jalan untuk melihat dan menyerap ilmu pengetahuan yang terekam dalam tulisan selama puluhan tahun,berabad-abad atau selama puluhan abad. Sedangkan menulis sebagai kegiatan keilmuan, salah satunya memiliki fungsi mengabadikan ilmu dari kemusnahan.
     

LITERASI DALAM URGENSI

             Membaca dan menulis merupakan dua aktivitas serta dua unsur yang keberadaannya teramat esensial dalam eksistensi suatu p...